art events//stencil art vs performing art

June 14, 2007

Pada awalnya mungkin tidak ada yang mengira stencil dapat dijadikan sebagai suatu seni. Karena memang awalnya stencil hanya digunakan di kalangan industri, seperti untuk sablon, pembuatan tanda instansi, ataupun pemberian tanda jenis angkot. Tapi kini seni stensil telah berkembang lebih jauh dari itu. Sebagai salah satu bagian dari street art, kontribusi stensil di ruang public pun sering dijadikan sebagai alat propaganda.

 dsc_0108.jpg

Mulai bermunculannya street art di berbagai tempat di kota-kota besar membuat sejumlah seniman stencil ingin untuk mendokumentasikan karya mereka, antara lain melalui pameran. Dan bertampat di Ruang Rupa, pameran Stencil Art pun digelar 29 Maret lalu. Sejumlah karya dari kelompok stencil art yang tidak asing seperti Bujangan Urban, Sijago Merah, dan Sekte Online dapat dilihat langsung di sana. Dan tanpa menggunakan media lain, mereka langsung membuat karya mereka di segala penjuru ruang pamer RuRu, mulai dari dinding, cermin, lantai, hingga langit-langit.

 dsc_0022.jpg

Dan acara pameran juga diiringi oleh penampilan sejumlah DJ (oleh karena itu nama acaranya Stencil Art vs Performing Art). DJ yang tampil antara lain ada Indra 7, Asunk, dan Ale. //410